Jago Lagu
[CLOSE]

Waspada Penipuan Mengatasnamakan Bantuan PPKM Darurat Tersebar di Whatsapp

Waspada Penipuan Mengatasnamakan Bantuan PPKM Darurat Tersebar di Whatsapp

Waspada Penipuan Mengatasnamakan Bantuan PPKM Darurat Tersebar di Whatsapp (lapor.my.id)

LAPOR.MY.ID - Selama memasuki masa PPKM Darurat, kembali tersebar penipuan pesan berantai yang mengatasnamakan Bantuan Sosial (bansos) PPKM

Pesan ini bersifat ajakan untuk menyebarkan dari satu orang ke orang lainnya.

Penipuan Bantuan Sosial (bansos) PPKM Darurat

Beredar tautan link bantuanppkm.online yang disebut untuk mengecek nama penerima bantuan PPKM darurat sebesar Rp 300.000. Tautan link tersebut tersebar melalui pesan singkat WhatsApp.


Kronologi penipuan, pelaku membuat sebuah website palsu yang didesain sedemikian rupa untuk dapat mengarahkan korban.

Pelaku mulai menyebarkan link melalui media sosial, ketika korban melakukan klik maka secara otomatis muncul instruksi untuk membagikan ke grup-grup whatsapp.


Dengan alasan jika tidak dibagikan maka proses pencairran dana bantuan tidak dapat diproses.


Korban yang tidak berpikir panjang langsung melakukan share secara massal dan secara otomatis link telah tersebar dan terus menerus dibagikan secara berantai.

Bukti Penipuan Bantuan Sosial Mengatasnamakan PPKM Darurat

Berikut adalah isi pesan berantai penipuan mengatasnamakan Bantuan PPKM Darurat:


Cek nama Anda untuk menerima bantuan PPKM sebesar Rp 300.000.
Periksa apakah nama Anda ada di daftar untuk menarik manfaat
Daftar lengkap
http://bantuanppkm.online/pembagian-subsidi/?PPKMjuli

Waspada Penipuan Mengatasnamakan Bantuan PPKM Darurat Tersebar di WhatsappWaspada Penipuan Mengatasnamakan Bantuan PPKM Darurat Tersebar di Whatsapp


Waspada Penipuan Mengatasnamakan Bantuan PPKM Darurat Tersebar di Whatsapp

Nyatanya, Kemensos tidak penah membuat website untuk pendaftaran penerimaan bantuan sosial Rp300.000, apalagi berbentuk pesan berantai. Dikutip dari, Instagram resmi Kemensos @kemensosri.

Dalam postingan resmi tersebut juga disertakan link untuk mengecek kepesertaan Bantuan Sosial Tunai (BST) dengan alamat https://cekbansos.kemensos.go.id/.

HATI-HATI! Link resmi bantuan sosial hanya di cekbansos.kemensos.go.id



Informasi Asli dan Resmi Dari Kemensos

Penerima BST maupun PKH bisa mengecek statusnya melalui laman https://cekbansos.kemensos.go.id. Melansir laman DTKS, berikut ini adalah cara cek penerima BST di cekbansos.kemensos.go.id:

  • Anda harus mengunjungi laman https://cekbansos.kemensos.go.id.
  • Lalu masukkan data provinsi, kabupaten, kecamatan, dan desa/kelurahan.
  • Setelah itu masukkan nama penerima manfaat sesuai KTP.
  • Lalu ketikkan 8 huruf kode (dipisahkan spasi) yang tertera dalam kotak kode.
  • Jika huruf kode kurang jelas, maka silakan klik icon refresh untuk mendapatkan huruf kode baru.
  • Klik tombol "Cari data".
  • Maka sistem Cek Bansos Kemensos akan mencari nama PM (Penerima Manfaat) sesuai dengan wilayah yang Anda inputkan.

Menteri Sosial Tri Rismaharini menegaskan bahwa BST dan PKH akan disalurkan masing-masing bagi 10 juta penerima, ditambah beras sebanyak 10 kg. Beras sebanyak 10 kg tersebut akan disalurkan oleh Perum Bulog, mengingat jaringan Bulog terdapat di seluruh wilayah Indonesia.

Tetap Berhati-hati saat menerima informasi yang belum pasti kebenarannya.


Peringatan! Situs ini hanya sebagai media penyedia informasi, sedangkan seluruh informasi dan materi dalam situs ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembuat laporan sesuai dengan Disclaimer dan Kebijakan Privasi situs.

Tips Aman Bertransaksi:

  • Tetap berhati-hati, saat bertransaksi. Jangan pernah memberikan informasi pribadi (Nama, Tgl Lahir, Nama Orang Tua, Nomor Seri ATM, Nomor Rekening dan informasi sensitif lainnya) kepada orang yang tidak dikenal atau mengaku dari pihak tertentu.
  • Jika ada pihak mengaku dari bank, atau instansi. Segera matikan telepon tersebut dan datang ke kantor instansi terdekat untuk mencari kebenaran.
  • Jika anda menerima kode SMS OTP dan ada pihak yang meminta kode tersebut, jangan pernah anda berikan!
  • Jangan pernah mengirimkan uang dalam jumlah berapa pun jika ada pihak yang meminta untuk dikirimkan sebagai persyaratan tertentu, cari tahu dan jangan mudah percaya. Waspada!

Tips Aman Mencari Kerja:

  • Cari tahu dan teliti terlebih dahulu track record profil perusahaan yang sedang anda tuju, bisa melalui Google atau Grup Lowongan Kerja di wilayah domisili perusahaan.
  • Jangan pernah memberikan uang dalam jumlah berapa pun di awal (saat interview), jika belum benar-benar anda diterima kerja (minimal 1 bulan)
  • Jangan pernah memberikan dokumen asli saat melamar kerja, hal ini sudah dirangkum dalam peraturan pemerintah bahwa perusahaan tidak boleh menahan dokumen pribadi pelamar kerja (misalnya. ijasah asli)
  • Jangan pernah memberikan informasi pribadi saat interview seperti nomor rekening, nama ibu kandung dan jangan pernah mau saat diminta berfoto (selfi) dengan menggunakan KTP (jika anda belum bekerja min. 1 bulan) Waspada!

Saya Menjadi Korban, Apa Yang Harus dilakukan?

  • Kumpulkan semua bukti yang anda miliki seperti bukti chat, bukti transaksi dan bukti pendukung lainnya.
  • Jika anda adalah korban penipuan transaksi, datangi kantor polisi terdekat dan buat laporan terkait kasus tersebut. Selanjutnya datang ke bank di mana rekening anda terdaftar, ceritakan kronologi dan bukti transaksi biasanya pihak bank akan memblokir rekening pelaku dalam waktu dekat.
  • Jika anda korban penipuan lowongan pekerjaan harap datang ke kantor polisi terdekat dan membuat laporan terkait kasus tersebut
  • Lebih berhati-hati dan jangan sampai terulang kesalahan yang serupa, lebih sering mencari kebenaran informasi jangan langsung percaya!

Total dibaca: 193x | Berikan Komentar!


Bagikan ini dan Selamatkan Orang Lain!

Bagikan informasi ini ke semua orang agar tidak ada yang menjadi korban selanjutnya!
Komentar ()
Penawaran Populer

LAPORKAN DI SINI!

Anda mengalami dan menjadi korban penipuan, pemerasan atau dirugikan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab?

Jasa Pembuatan Aplikasi Website Database Custom!

Pembuatan Website!

KASUS MENARIK

Awas Penipuan Mengatasnamakan Pihak Gojek Indonesia Meminta Kode OTP Berkedok Hadiah Doorprice